ikan lele, budidaya ikan lele

Katipol.com – Inilah Tips Terbaik Budidaya Ikan Lele Biar Cepat Panen.  Ikan Lele atau ikan keli, adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta memiliki “kumis” yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya. (wikipedia.org)

Diindonesia ikan lele memiliki banyak sebutan berbeda disetiap daerah diantaranya ikan kalang (sumbar), Ikan cepi (sulawesi selatan), sibahut bahasa bataknya dari sumut dan masih banyak yang lainnya. tidak hanya diindonesia saja ikan lele ini memiliki cukup banyak nama, namun dibeberapa negara yang ada diasia juga memiliki nama tersendiri untuk ikan lele ini seperti dithailand lele disebut plamond, ikan keli (malaysia) dan jepang ikan ini disebut ikan ca tre trang.

Nah, ikan lele diindonesia merupakan ikan yang gampang dicari disetiap pasar yang ada, baik itu pasar tradisonal maupun pasar modern. Dari mudahnya ikan lele ini diperoleh dapat kita tarik kesimpulan bahwa di indonesia ikan lele ini banyak peminatnya. Masih belum yakin ? apakah kamu sering melihat disetiap pinggir jalan mungkin kita ada melihat warung dengan tulisan pecal lele? tidak hanya pecel lele saja, namun ikan ini juga dapat diolah menjadi berbagai macam produk olahan yang enak. Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa peluang usaha budidaya ikan lele ini cukup menarik dan menggurkan bukan? dan juga untuk pemasaran hasil budidaya ikan lele ini juga tidak sulit karena seperti yang kita ketahui bersama ikan lele banyak diminati masyarakat.

Dari pengamatan secara teknisnya budidaya ikan lele ini cukup mudah dan juga tidak memerlukan waktu yang lama untuk proses pemeliharaannya hingga panen. Untuk media atau tempat budidaya ini sebenarnya ada beberapa, Salah satunya sepiteng 😀 haha becanda serius amat bacanya. Baiklah kali ini yang akan kita bahas adalah dengan menggunakan media kolam yang dibuat dari terpal bukan sepiteng iya ? Mengapa dengan terpal? jawabannya cukup sederhana, karena media ini merupakan media yang cukup mudah dan tidak memerlukan lahan yang luas untuk membangunnya dan tentunya kita akan jauh lebih menghembat modal.

Inilah Tahapan Terbaik Budidaya Ikan Lele biar Cepat Panen

  1. Persiapan pertama

Untuk memulai budidaya ikan lele ini tahapan pertama yang harus kita lakukan adalah memilih lokasi untuk proses pembudidayaan, ingat bukan sepiteng 😀 Nah, disini kami menyarankan agar memilih lokasi yang terbaik yaitu disekitaran lokasi mudah diperoleh air dan air tidak tercemar baik oleh limbah rumah tangga maupun limbah industri.

Setelah kita menemukan lokasi yang tepat untuk memulai budidaya lele ini, tahapan selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah membuat wadah atau kolam untuk pembudidayaan ikan lele ini, yang mana  kita gunakan adalah kolam terbuat dari terpal. Disini kami menyarankan agar menggunakan ukuran 3 x 5x 1 m atau bisa juga lebih tergantung kondisi lokasi yang kamu punya. Jumlah kolam yang harus kita sediakan adalah 24-26 kolam, mengapa harus 24-26 kolam? tujuan ini agar target panen dapat lebih cepat yakni kita dapat panen 2 bulan sekali.

Berikutnya yang perlu kita lakukan setelah kolam selesai dibuat adalah mempersiapkan peralatan untuk budidaya lele ini seperti ember plastik, seser, serta tes kit yang digunakan untuk mengetahui kualitas air. Setelah semuanya lengkap, langkah selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah mengaliri air bersih kedalam kolam terpal yang sudah dibuat, perkiraan ketinggian air berkisar antara 80-100 cm.

Langkah selanjutnya setelah semua selesai kita lakukan dengan baik maka saatnya menebar benih ikan lele kedalam kolam yang sudah dialiri. Kriteria untuk benih ikan lele disarankan berukuran 8-10 cm setelah benih lele sudah tersedia, kita masukkan benih tersebut kedalam kolam sebanyak 100-200 ekor/M3.

  1. Mempertimbangkan Resiko

Semudah apapun usaha budidaya ikan lele ini pasti memiliki resiko atau ancaman, baik dengan sekala kecil ataupun besar. Tujuan semua ini kita lakukan agar kita mampu mengantisipasi dan mengatasi kemungkinan-kemungkinan yang bakalan terjadi agar budidaya ikan lele kita dapat sukses. ada beberapa poin utama yang harus kita perhatikan antara lain :

a. Beberapa kejadian matinya semua benih yang ditebar didalam kolam, hal ini disebabkan oleh tercemarnya air dalam kolam, karena saat kolam terpal dibuat terpal yang baru cendrung masih mengeluarkan bau dan dapat mencemari air, dan efeknya akan menyebabkan keracunan pada benih ikan. Nah, oleh karena itu sebelum penih ikan lele dimasukkan kedalam kolam, pastikan terlebih dahulu bahwa air tidak mengeluarkan bau yang berasal dari terpal dengan cara kita biarkan selama kurang lebih 2 minggu tergenang air, setelah itu kurang air tersebut lalu aliri kembali dengan air bersih setelah kolam dialiri air bersih selesai waktunya untuk menebar benih ikan.

b. Dalam budidaya ikan lele ini salah satu permasalahnya adalah kebutuhan pangan, berdasarkan yang kita ketahui bahwa ikan lele merupakan ikan yang kuat makan, sehingga pemberian pakan kadang tidak terkendali dan ini akan mengakibatkan pengeluaran yang besar.

c. Sifat ikan lele yang kuat terkadang membuat kita bingung untuk menyediakan pangan bagi ikan, sehingga kita kadang berfikir untuk memberikan pakan yang berasal dari binatang dan bahkan bagian dalam ikan, namun perlu kita ketahui bahwa hal ini akan mengakibatkan pertumbuhan ikan lele tidak merata.

d. Dalam proses pergantian air pada kolam harus kita perhatikan, jangan secara langsung kita membuang dan mengganti airnya karena hal seperti ini akan menyebabkan lele akan mabuk dan stres dan akan menimbulkan kemungkinan lele akan mati. Nah, kita menyarankan agar pergantian air harus dilakukan secara bertahap sedikit demi sedikit.

  1. Strategi Pemeliharan Lele

a. Sebelum kita melakukan proses penebaran benih kedalam, kita harus terlebih dahulu mendiamkan kolam terpal selama udah minggu agar bau dari terpal tidak mencemari air saat benih akan dimasukkan, isi kolam ikan dengan daun ketapang dan daun pepaya selama 3-5 hari, hal ini akan berguna sebagai tempat berlindung bagi ikan saat siang hari.

b. Setelah semua selesai dilakukan, strategi selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah dengan memberikan probiotik kedalam air sesuai dengan dosisi yang telah ditentukan pada kemasan produk, atau probiotik ini juga dapat dilakukan melalui pangan. Tujuan semua ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan benih ikan lele, mengurangi jumlah konsumsi pangan serta menurunkan tingkat kematian.

c. Kami menyarankan agar pemberian pangan dengan kandungan protein 30-35 % sebanyak 3-4% dari berat lele dengan pemberian 3 kali dalam sehari, kami juga menyarankan agar pemberian pangan dilakukan dengan sedikit demi sedikit dengan takaran yang terukur. Pemberian pangan dengan berlebih akan menyebabkan perut ikan lele akan buncit, seperti kita ketahui sendiri lele merupakan ikan yang rakus.

d. Pakan merupakan hal yang paling penting dalam budidaya ikan lele ini, terkadang untuk menyediakan pakan ini kita kebingungan karena modal yang begitu besar, namun perlu kita ketahui bahwa pakan bisa diganti dengan limbah rumah tangga seperti sayur sayuran, ini berguna untuk menghemat biaya pakan.

e. Proses panen, budidaya ikan lele ini akan dapat dipanen dalam waktu 2 bulan sejak benih ditebar kedalam kolam terpal.

Demikian Cara terbaik budidaya ikan lele biar cepat panen ini kami sampaikan, semoga bermanfaat dan selamat untuk langsung mengaplikasikannya dalam usaha budidaya ikan lele anda dan salam sukses.