Beranda Bertani Cara Menanam Pepaya Bagi Pemula Atau Budidaya Pepaya Hingga Menghasilkan Buah Segar

Cara Menanam Pepaya Bagi Pemula Atau Budidaya Pepaya Hingga Menghasilkan Buah Segar

cara menanam pepaya, cara budidaya pepaya
cara menanam pepaya, cara budidaya pepaya

Katipol.com – Cara Sederhana Menanam Pepaya Bagi Pemula. Diindonesia pepaya merupakan buah yang cukup banyak manfaatnya selain untuk memperlancar pencernaan buah pepaya juga dapat diolah menjadi macam-macam produk olahan yang sangat memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Sebelum anda memulai budidaya pepaya ini, alangkah baiknya terlebih dahulu anda mengenal lebih detai mengenai pepaya ini.

Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, “papaja”, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, “papaya”. Dalam bahasa Jawa pepaya disebut “katès” dan dalam bahasa Sunda “gedang”. Sumber. Wikipedia.

Nah untuk budidaya pepaya ini sendiri dapat diterapkan atau dilakukan didaerah dataran rendah sampai pada ketinggian 1000 mdpl yang memiliki ketinggian lahan maksimal adalah 50-800 m dari permukaan laut. Agar budidaya pepaya ini sukses dan pepaya dapat berkembang dengan baik dan sebagaimana mestinya, maka pepaya membutuhkan curah hujan yang cukup yakni antara 1.000-2.000 mm dalam sepanjang tahun pembudidayaan. Ketika musim kering anda dapat mengantisipasi ketersediaan air ini dengan cara penyiraman secara teratur.

Sifat tanaman pepaya ini memiliki tinggi 3 meter, memiliki batang yang berongga dan jaringan dalam batang yang lunak dan berair, untuk bunga pada pohon pepaya terdiri dari bunga tunggal dan bungga rangkaian yang mana bunga ini tumbuh disekitaran bagian ketiak daun pepaya. Langsung saja untuk lebih mengenal dan mengetahui cara budidaya pepaya ini berikut adalah cara lengkapnya.

  1. Pemilihan Benih Pepaya

Perlu diperhatikan bahwa anda harus memiliki benih pepaya yang akan ditanam memiliki kualitas yang bagus, agar ketika ditanam dapat tumbuh dengan baik dan tentunya juga akan menghasilkan buah yang baik pula. Untuk itu anda perlu memilih benih pepaya secara efektif, dan perlu anda ketahui bahwa benih yang baik itu berasal dari buah yang matang dan berasal dari pohon yang tumbuh dengan sempurna yang memiliki bentuk memanjang, bebas dari hama dan penyakit serta tidak lecet.

Pada umumnya biji pepaya ini memiliki warna hitam dan putih pucat. Yang mana biji hitam ini dapat tumbuh dan merupakan benih yang baik jika anda budidayakan sedangkan biji berwarna putih pucat merupakan biji yang mati dan tidak dapat dibudidayakan. Biji hitam ini memiliki persentase sekitar 25-50% menjadi pohon yang sempurna tergantung cara pembudidayaan, namun sebaiknya anda memilih yang ada dibagian ujung buah, jangan anda mengambil buah dari pangkal buah pepaya.

  1. Proses Menyemai Benih Buah Pepaya

Proses ini merupakan salah satu proses yang wajib anda lakukan agar pohon pepaya dapat tumbuh dengan baik, nah untuk proses penyemaian ini dapat anda lakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Terlebih dahulu anda harus menyiapkan benih yang akan diproses menjadi kecambah, yang mana anda harus merendamnya terlebih dahulu kedalam air hangat selama 1 malam dan ingat anda harus memilih biji pepaya yang tenggelam
  • Selanjutnya anda harus menyiapkan kertas halus atau bisa juga tisu dan anda harus membasahinya, setelah itu anda letakkan biji yang telah direndam tadi keatas tisu yang sudah dibasahi sebelumnya dan setelah itu anda tutup lagi dengan tisu.
  • Langkah selanjutnya, anda masukkan bungkusan benih tadi yang dibungkus dalam tisu kedalam anyaman bambu yang tebus air, setelah itu anda letakkan anyaman bambu tersebut mengenai sinar matahari tapi harus anda ingat sinar matahari yang dimaksud jangan terlalu terik ini dilakukan selam 7-10 hari.
  • Setelah kecambah tumbuh anda harus memindahkan nya kedalam polybag dengan kedalaman polybag yang digunakan adalah 9×10 cm yang sebelumnya anda telah mengisi polybag tersebut dengan tanah hitam yang dicampur dengan kompos, agar tanah yang digunakan subur.
  • Selanjutnya anda harus melakukan penyiraman secara teratur, agar kelembaban tanah terjaga. Setelah berumur 2-3 bulan baru bibit dapat anda pindahkan kelahan terbuka yang digunakan untuk budidaya pepaya ini. Untuk satu hektarnya lahan budidaya anda memerlukan 60 gram benih pepaya.
  1. Proses Perawatan Budidaya Pepaya

Agar budidaya pepaya ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, yang wajib anda harus lakukan adalah perawatan, perawatan budidaya pepaya ini setidaknya wajib dilakukan setelah tanaman pepaya ini berumur 1,5 bulan dari awal ditanam. Anda juga harus melakukan tidakan yang teratur jika menemuka ada tanaman pepaya yang sakit dan anda harus mencabutnya dan menggantinya dengan yang baru, karena jika anda tidak mencabutnya maka akan berpotensi menular ketanaman pepaya yang lainnya. Nah berikut ini adalah tips yang harus anda lakukan untuk merawat tanaman pepaya ini.

  • Anda harus memperhatikan bunga dari pohon pepaya. Jika pohon memiliki bunga tunggal anda harus melakukan perawatan dengan baik karena pohon itu merupakan jenis betina, namun jika anda menemukan pohon pepaya dengan bunga berkelopak anda harus mencabutnya karena pohon itu jenis jantan sehingga tidak akan dapat menghasilkan buah pepaya.
  • Selanjutnya anda harus memetik bunga betina tadi dan anda tekan menggunakan ibu jari sampai bunga betina tadi pecah, jika bunganya sempurna maka anda harus mempertahankannya karena pepaya tersebut akan dapat menghasilkan buah yang baik.
  • Anda juga harus melakukan proses sulam tanaman, ini bertujuan agar tumbuh bibit baru yang lebih baik dan tentunya akan menghasilkan buah yang baik juga
  • Anda juga harus melakukan pemupukan secara tepat untuk membantu pertumbuhan dari tanaman pepaya ini, anda dapat memberikan pupuk Urea,SP-36 dan Kcl diberikan sesuai dengan usianya. Untuk pemupukan ini sendiri dilakukan setelah benih ditanam pada lahan berumur 2-3 minggu.
  1. Proses Pemanena Buah Pepaya

Buah pepaya sendiri dapat dipanen setelah berumur 9-14 bulan proses tanam setalah berumur selama 9-10 bulan ini proses panen selanjutnya dapat dilakukan setiap 10 hari sekali. Dalam 1 hektar lahan biasanya budidaya pepaya ini akan memiliki produktivitas antara 20-35 ton, namun hasil ini semua tergantung dari kondisi iklim saat budidaya, teknik dan cara budidaya serta varietas pepaya yang dibudidayakan. Untuk proses panen ini sendiri anda dapat melakukannya dengan cara memetik buah pepaya dari pohonnya dan jangan sampai jatuh dan lecet karena akan merusak buah serta harga jualnya akan turun.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai cara sederhana budidaya pepaya bagi pemula semoga bermanfaat buat anda yang ingin menerapkan budidaya ini dan semoga sukses tentunya.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaTahapan Budidaya Menanam Buah Naga Menggunakan Media Pot
Artikel berikutnyaCara Budidaya Atau Cara Menanam Jagung Yang Baik untuk Hasil Maksimal