Beranda Uncategorized Cara Budidaya Buah Tin dengan Benar

Cara Budidaya Buah Tin dengan Benar

Katipol.com – Cara Budidaya Buah Tin dengan Benar. Sebelum kita memulai membahas secara detail cara budidaya buah tin ini alangkah baiknya terlebih dahulu kita mengetahui apa itu buah tin, dan apa saja manfaat dari buah tin ini. Tin atau Ara (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama “Tin” diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama “Ara” (buah ara / pohon ara), sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig (common fig; “pohon ara umum”), sebenarnya masih termasuk kerabat pohon beringin dari dari genus yang sama, yaitu Ficus.(Sumber : Wikipedia).

Selain itu buah tin juga memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Buah tin dapat membantu pembentukan sel darah merah dalam tubuh
  2. Membantu sistem pencernaan.
  3. Mengatasi resiko penyakit jantung
  4. Dapat membantu mempercepat pertumbuhan gigi dan tulang
  5. Dapat mengatasi penyakit asam urat
  6. Membantu mengatasi penyakit asma
  7. Menjaga agar tekanan darah stabil
  8. Membantu tidur
  9. Dapat membantu mengobati luka
  10. Dapat dijadikan sebagai bahan untuk merawat wajah
  11. Dapat digunakan sebagai obat usus dan lambung
  12. Buah tin dapat juga membantu menjaga kesuburan, dan masih banyak manfaat lainnya.

Dari begitu banyaknya manfaat yang dihasilkan oleh buah tin ini, maka ada beberapa orang yang ingin melakukan pembudidayaan buah tin ini., yang kemudian buahnya dapat dijual dan tentunya buah tin ini memiliki harga yang cukup tinggi dipasaran. Untuk budidaya buah tin ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara dicangkok atau dengan cara stek batang.

Nah, dalam kesempatan kali ini kita hanya akan membahas cara pembudidayaan buah tin dengan cara dicangkok, dan agar anda berhasil untuk budidaya buah tin dengan cara dicangkok ini berikut adalah tipsnya.

  1. Sebelum melakukan proses budidaya buah tin ini, anda harus memilih pohon buah tin yang memiliki pohon yang masih muda dan pastikan kulit pohon masih hijau, hal ini dilakukan agar pohon dapat lebih cepat tumbuh dan dapat lebih banyak menghasilkan buah.
  2. Anda juga harus menyediakan plastik transparan dan cocopeat yang masih murni atau serbuk kelapa. Tujuan bahan ini anda sediakan adalah untuk menyimpan air pada tanaman buah tin, karena dalam proses pertumbuhannya buah tin sangat membutuhkan ketersediaan air, selain itu bahan ini akan berfungsi sebagai pupuk karena terdapat kandungan unsur hara yang sangat bermanfaat.
  3. Selanjutnya yang harus anda lakukan adalah balut pohon tin yang akan anda cangkok dengan cocopeat yang sudah disediakan tadi, setelah selesai membalutnya anda kemudian membungkusnya dengan plastik transparan yang tadi sudah anda sediakan juga, untuk ukuran panjang cangkokannya itu sendiri berkisar antara 10-15cm disarankan agar anda tidak membuatnya lebih dari 15cm.
  4. Tahapan selanjutnya yakni anda harus mengikat media cangkok yang sudah anda buat sebelumnya dengan menggunakan tali raffia pada bagian pangkal dan ujungnya saja.
  5. Selanjutnya adalah anda harus melakukan penyiraman setiap hari secara rutin agar pohon tin yang dicangkok dapat tumbuh dengan baik.
  6. Terakhir adalah ketika umur cangkok sudah memasuki 30-50 hari, pohon tin sudah dapat dipotong dan sudah dapat dipindahkan kemedia tanamnya.

Dalam perkembangan pohon tin ini sendiri sangat membutuhkan sinar matahari untuk itu anda harus mengusahakan agar ketika anda membudidayakan buah tin ini, anda sudah memperhatikan cara merawatnya, dan berikut ini akan kami jelaskan tips yang benar untuk merawat buah tin.

  1. Anda harus melakukan penyiraman yang teratur terhadap pohon tin, untuk itu anda dapat melakukan penyiraman sebanyak 4 kali dalam satu hari, namun ketika anda melakukan pembudidayaan buah tin ini pada musim hujan disarankan agar anda tidak perlu melakukan penyiraman.
  2. Anda harus dapat memastikan agar pohon buah tin dapat memperoleh pencahayaan matahari yang cukup, agar pohon tin dapat tumbuh dengan cepat dan tentunya dapat menghasilkan buah yang banyak.
  3. Untuk proses pemupukan, anda dapat melakukannya dengan memberikan pupuk daun saja pada saat awal pohon tin ditanam, namun pada saat memasuki umur pohon buah tin 2 tahun anda harus memberikan pupuk Urea, kandang dan lain sebagainya yang dapat membantu proses pertumbuhan buah tin dan dapat menjaga agar pohon buah tin dapat menghasilkan buah yang banyak.
  4. Ketika anda melihat ada daun pada buah tin yang mengering anda harus segera menggunting daun tersebut, karena pada umumnya jika terdapat daun mengering pada pohon tin itu disebabkan oleh serangan hama atau virus, sehingga ketika anda tidak mengguntingnya dengan segera maka akan dapat menyebar kedaun yang lainnya.
  5. Untuk mengantisipasi terjadinya hama daun anda dapat menyuntikkannya dengan pestisida atau yang lainnya yang dapat mencegah agar buah tin tidak diserang hama.

 

Untuk proses pemanena buah tin sendiri dilakukan saat buah tin sudah berubah warna menjadi hijau atau coklat tergantung pada jenis varietas yang anda budidayaakan, pada umumnya proses pemanenan buah tin ini dilakukan pada pagi hari atau pada saat kondisi cuaca berembun. Untuk cara pemanenanya sendiri cukup mudah, anda cukup memetiknya dari pohonnya, namun ketika buah tin sulit untuk dipentik itu berarti buah tin belum matang, perlu anda ketahui bahwa buah tin bukan merupakan buah yang dapat diperam agar masak oleh sebab itu anda harus memastikan ketika memanen buah tin, buah tersebut sudah benar-benar matang.

Yang perlu anda perhatikan juga adalah sebaiknya hindari benturan atau gengaman tangan yang terlalu kuat terhadap buah, mengingat buah ini merupakan jenis buah yang rapuh yang ketika mendapatkan “luka” akan cepat menjadi busuk. Hal lain yang juga perlu untuk diwaspadai adalah getah dari buah Tin yang baru anda panen. Jika terkena kulit, getah tersebut dapat menyebabkan gatal, terlebih jika anda memiliki alergi terhadap getah. Untuk itu sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan dan baju yang berlengan panjang ketika anda memetik buah tersebut.

Penyimpanan pasca panen harus dilakukan didalam kulkas selama kurang lebih 3-5 hari ini bertujuan agar kesegaran dari buah tin tersebut dapat terjaga. Namun ketika anda ingin menyimpan buah tin ini, anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa buah tin tersebut sudah anda cuci sampai benar benar bersih, jika anda tidak melakukan ini maka akan berakibat buah tetap saja mudah busuk karena getahnya.

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai cara budidaya buah tin dengan baik ini, semoga buat anda yang membaca dapat bermanfaat dan dapat menjadi sumber literatur ketika anda melakukan pembudidayaan buah tin ini. Selamat mencoba dan semoga sukses.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaCara Budidaya Mentimu yang Benar Agar Memperoleh Hasil Maksimal
Artikel berikutnyaPanduan Lengkap Cara Budidaya Mangga yang Benar dan Hasil Memuaskan