Beranda Budidaya Cara Budidaya Mentimu yang Benar Agar Memperoleh Hasil Maksimal

Cara Budidaya Mentimu yang Benar Agar Memperoleh Hasil Maksimal

Katipol.com – Cara Budidaya Mentimu yang Benar Agar Memperoleh Hasil Maksimal. Tanaman mentimun ini mungkin sudah sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, mentimun ini juga sudah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak orang. Buat anda yang selama ini hanya mengkonsumsi mentimun saja tanpa mengetahui secara pembudidayaannya berikut ini kami akan jabarkan cara budidaya mentimun ini agar anda juga dapat menanamnya sendiri, karena pada umumnya harga mentimun ini juga cukup stabil dan laku dipasaran,

Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki kandungan air cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan. Potongan buah mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta banyak dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi.Habitus mentimun berupa herba lemah melata atau setengah merambat dan merupakan tanaman semusim: setelah berbunga dan berbuah tanaman mati. Perbungaannya berumah satu (monoecious) dengan tipe bunga jantan dan bunga hermafrodit (berkelamin ganda). Bunga pertama yang dihasilkan, biasanya pada usia 4-5 minggu, adalah bunga jantan. Bunga-bunga selanjutnya adalah bunga hermafrodit apabila pertumbuhannya baik. Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya jumlah buah dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik.Sumber : Wikipedia.

Selain harga mentimun ini stabil dan laku dipasaran, mentimun ini sendiri juga memiliki banyak manfaat diantaranya : Manfaat Mentimun Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan di sekitar mata.

Berikut adalah cara budidaya mentimun :

  1. Pemilihan Bibit

Langkah awal pada budidaya mentimun ini adalah pemilihan bibit, dalam hal ini anda harus memiliki ketelatenan dalam memilih bibit yang baik yang akan dibudidayakan, karena bibit yang baik akan menghasilkan buah yang baik pula.

  • Tunggu sampai mentimun masak, tunggu sampai hampir busuk.
  • Petik, diamkan semalaman. Besoknya, kerok bijinya.
  • Masukkan biji ke tempat bersih, biarkan semalam, lalu cuci biji di air yang mengalir.
  • Pilih biji yang berada di dasar air, jemur selama 2 hari.
  • Simpan 1-2 bulan sebelum digunakan.
  • Kalau akan ditanam, rendam benih dalam air hangat 3-5 jam, dan taruh di kain lembab.
  • Tunas akan tumbuh dalam waktu 15-24 jam, siap digunakan.
  1. Mempersiapkan Lahan

Lahan yang baik akan mampu membantu perkembangan dan pertumbuhan tanaman mentimun, untuk itu ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam mempersiapkan lahan yang akan digunakan dalam budidaya mentimun ini, diantaranya :

  • Ukuran bedengan adalah lebar 1 meter, dan tinggi 20-30 cm.
  • Sesuaikan panjangnya dengan lahan Anda.
  • Beri jarak antar bedengan sekitar 20 cm.
  • Untuk drainase, buatlah parit antar bedeng.
  • Setelah bedengan dibuat, tutup dengan mulsa plastik di siang hari/saat panas supaya kondisinya tetap bagus.
  • Buat lubang bedengan berdiameter 10 cm, dengan jarak antar lubang (mendatar) 40 cm, dan baris ke bawah 50 cm.
  • Berikan kompos atau pupuk kandang pada lubang (1 hektar = 20-30 ton), biarkan 1-2 minggu.
  1. Proses Penanaman

Setelah bibit terbaik dan lahan yang sesuai anda pilih, langkah berikutnya yang harus anda lakukan adalah proses penanaman bibit mentimun kelahan yang digunkan untuk pembudidayaan, untuk proses tanam ini sendiri yang wajib anda lakukan adalah : Masukkan 2-3 tunas mentimun yang sudah dipersiapkan ke dalam masing-masing lubang, lalu tutupi tanah. Siram pagi dan sore. Setelah 2 hari, tunas akan lebih tinggi. Mentimun paling baik ditanam di akhir musim hujan.

  1. Proses Perawatan Mentimu

Perawatan ini dilakukan untuk menjaga agar tanaman mentimun dalam tubuh dan menghasilkan buah yang maksimal sesuai yang anda harapkan, untuk perawatan ini sendiri anda melakukan 3 hal yakni :

  • Pengairan, dalam pertumbuhan tanaman mentimun ini membutuhkan air agar dapat tumbuh dan berkembang, untuk itu anda harus melakukan pengairan sebanyak 2 kali dalam 1 hari, agar tanaman memperoleh air yang cukup untuk tumbuh.
  • Pemupukan, anda dapat memberikan pupuk Organik, Urea, Tsp dan Kcl, pemberian pupuk ini juga bertujuan untuk membantu tanaman mentimun dapat tumbuh dengan baik.
  • Pengendalian hama, hama merupakan hal yang dapat mengganggu dan merusak pertumbuhan timun, untuk itu anda wajib melakukan pengendalian hama ini agar tanaman mentimun tidak rusak. Ada beberapa hal yang harus anda lakukan yakni,
  1. Untuk gulma, berikan pestisida Roundup di saat tanam atau ketika bunga tumbuh.
  2. Untuk kepik, basmi telurnya secara manual atau insektisida Surecida 20 EC, atau Azodrin 15 WCS saat mentimun berumur 20 hari.
  3. Kendalikan hama lain dengan insektisida di waktu timun berumur 7-8 hari.
  4. Untuk karat daun, berikan Fungisida Dithane M-45 saat tanaman berumur 20 hari. Alternatifnya Anda bisa langsung mencabut daun yang terkena, lalu dibakar.

 

  1. Proses Panen

Proses terakhir dalam budidaya ini adalah proses panen, untuk anda ketahui bahwa tanaman mentimun ini sudah dapat dipanen pada usia 40 hari setelah proses tanam pertama kali. Panen bisa dilakukan dengan cara bertahap sampai selama 1 hingga 1,5 bulan. Setiap hari sebelum pukul 09.00 pagi, petiklah buah yang sudah matang. Setiap tanaman mentimun bisa menghasilkan 1-2 buah setiap harinya. Jika cara budidaya mentimun yang dilakukan tepat, hasil panen mentimun per hektarnya bisa mencapai 30 ton.

Demikian artikel mengenai Budidaya mentimun ini semoga bermanfaat bagi anda yang ingin mencoba untuk melakukan pembudidayaan mentimun ini dan perlu anda ingat kunci sukses dari budidaya ini adalah anda harus mampu melakukan semua prosesnya dengan baik dan teratur.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaKabar Duka, Yon Koeswoyo Vokalis Koes Plus Meninggal Dunia
Artikel berikutnyaCara Budidaya Buah Tin dengan Benar