Beranda Budidaya Cara Budidaya Ciplukan yang Baik

Cara Budidaya Ciplukan yang Baik

Katipol.com – Cara Budidaya Ciplukan yang Baik

Saat ini mungkin tidak semua orang mngetahui bahwa ciplukan ini memiliki begitu banyak manfaat dan kegunaan yang sangat penting bagi kesehatan jika mengkonsumsinya. Beberapa manfaat dari ciplukan ini ialah dapat mengobati kencing manis, paru-paru basah, radang tenggorokan dan masih banyak manfaat lainnya.

Ceplukan atau ciplukan adalah nama sejenis buah kecil, yang ketika masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga dikenal dengan pelbagai nama daerah seperti cecenet atau cecendet (Sd.), nyurnyuran (Md.), dan kopok-kopokan (Bl.). Sumber. Wikipedia.

Nah, untuk budidaya ciplukan ini tergolong mudah dan tidak memerlukan perawatan yang ekstra, dan perlu anda ketahui bahwa buah ciplukan ini sangat banyak dicari oleh orang sehingga jika anda membudidayakan nya kemungkinan pangsa pasarnya masih sangat menjanjikan. Namun, jika anda ingin membudidayakan buah ciplukan ini ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, agar budidaya ciplukan ini dapat tumbuh dengan baik.

 

  1. Media tanam Budidaya Ciplukan

Dalam budidaya yang baik media tanam merupakan factor peting agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan mengenai media tanam ini, diantaranya

 

  • Terpapar sinar matahari langsung minimal 8 jam sehari
  • Memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang tanaman
  • Memiliki kandungan air yang cukup (dekat dengan sumber air)

pH (keasaman) tanah ada pada kisaran 5,5 – 6,8

 

Setelah memilih lahan tanam yang sesuai maka segera lakukan pengolahan lahan tanam. Dalam mengolah lahan tanam ada beberapa tahapan yang dilakukan. Berikut adalah tahapan mengolah lahan tanam yang baik.

 

  1. Proses Pembuatan Bedengan

Selanjutnya langkah penting yang harus diperhatikan pada budidaya ciplukan ini adalah proses atau pembuatan bendeng. Tujuan membuat bedengan ialah memudahkan proses pengairan, penyiangan, dan panen tanaman. Caranya ialah dengan mengumpulkan tanah membentuk lajur demi lajur dengan disela-selanya untuk pengairan. Tinggi bedengan sekitar 10-20 cm agar tanah tidak cepat kering. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah

 

  1. Pemupukan

Proses ini bertujuan agar membantu tanaman ciplukan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Setelah bedengan terbentuk maka dapat dilakukan pemberian pupuk dasar yaitu dapat berupa pupuk kandang ataupun pupuk organik lainnya. Tanah digali membentuk lajur panjang di tengah bedengan lalu pupuk ditaburkan didalamnya secara merata. Setelah itu pupuk ditutup kembali dengan tanah. Sekarang sudah banyak dijual pupuk organik berwujud butiran yang memudahkan pengaplikasiannya.

 

  1. Proses Penyiraman

Proses ini dilakukan untuk pengurain pupuk yang telah diberikan sebelumnya. Setelah dilapisi plastik, selanjutnya bedengan diairi melalui sela-sela bedengan dengan bantuan pompa air. Pastikan air cukup untuk membasahi seluruh bedengan agar pupuk di dalamnya cepat terurai. Hindari langsung menanam benih ketika pupuk masih baru karena suhu tanah akan menjadi panas ketika proses penguraian pupuk dan malah dapat membunuh akar tanaman. Sampai tahap ini bedengan didiamkan terlebih dahulu kurang lebih dua minggu sambil menyiapkan benih ciplukan.

 

  1. Memilih Biji yang Baik

Untuk menentukan biji ciplukan yang baik sebagai bibit maka kita harus memastikan mengambil buah ciplukan yang benar-benar matang dan berasal dari pohon yang sehat. Buah yang matang dapat dilihat bahwa kulitnya sudah kuning agak kering dan daging didalamnya berwarna kuning kemerahan. Jika sudah didapat buah yang benar-benar matang maka segera keluarkan bijinya dengan cara memencet buahnya. Setelah itu pisahkan bijinya dari daging buah ciplukan. Kumpulkan biji tadi lalu dijemur pada terik matahari sekitar 1-2 jam. Biji yang telah dijemur tadi kini siap untuk disemai.

 

  1. Proses Persemaian

Tahapan ini dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan dan perkembangan dari bibit ciplukan yang sudah ditanam ke media tanam sebelumnya. Kumpulkan tanah untuk media semai lalu diayak agar halus dan bebas dari kerikil dan benda kasar lainnya. Masukkan tanah pada plastik polybag kecil dan ditata dalam sebuah wadah bak. Siram polybag tadi secara merata lalu tanahnya dilubangi kira kira sedalam 2-5 mm. Ingat jangan terlalu dalam karena ukuran biji ciplukan sendiri sangatlah kecil. Biji yang ditanam terlalu dalam akan memperlama munculnya tunas atau bahkan malah gagal tumbuh.

 

Isi lubang pada polybag tadi dengan biji ciplukan yaitu bisa 2-3 biji ciplukan per polybag. Lubang kembali ditutup dengan taburan tanah secara tipis. Tahap selanjutnya ialah menunggu tumbuhnya tunas yaitu sekitar 1 minggu. Setelah tunasnya tumbuh maka lakukan perawatan dengan cara polibac diletakkan ditempat terbuka dengan sinar matahari langsung lalu disirami secara cukup setiap sehari. Diatas polibac dapat diberi atap plastik bening yang tembus cahaya guna mengamankan jika terjadi hujan

 

  1. Perawatan Ciplukan

Proses ini juga bertujuan untuk merawat tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa diserang berbagai hama atau penyakit lainnya yang dapat merusak tanaman ini sendiri.  Perawatan tanaman dilakukan untuk menjaga kondisi tanaman tetap sehat dan subur hingga panen maupun sesudah panen. Perawatan tanaman ciplukan terdiri dari beberapa tindakan diantaranya pemberian pupuk susulan, penyiraman, dan penanganan halma. Ini juga merupakan tahapan penting dalam cara menanam ciplukan.

 

  1. Proses Panen Buah Ciplukan

Dari semua proses pembudidayaan ciplukan yang telah dipaparkan diatas, proses panen ini merupakan proses yang paling ditunggu. Panen buah dilakukan jika buah ciplukan yang tua sudah terlihat banyak dan merata di seluruh bedengan. Ciri-ciri buah yang tua ialah berwarna kuning kecoklatan. Lakukan panen dengan interval 5-10 hari sekali.

 

Demikian yang dapat kami sampaikan dalam artikel Budidaya Ciplukan yang Baik kali ini semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang ingin memulai budidaya ciplukan ini, jika anda menjalankan semua prosesnya dengan baik. Maka anda akan memperoleh hasil yang baik.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaCara Menanam Jahe yang Baik
Artikel berikutnyaDjarot-Sihar Sitorus Tiba Di Lapangan Merdeka Medan, Begini Riuh Massa Terdengar