Beranda Bertani Cara Budidaya Tomat yang Baik Bagi Pemula

Cara Budidaya Tomat yang Baik Bagi Pemula

Katipol.com – Cara Budidaya Tomat yang Baik Bagi Pemula. Buah tomat merupakan buah yang sangat banyak dibutuhkan diseluruh dunia salah satunya adalah indonesia. Buah tomat ini merupakan buah yang memiliki banyak kandungan gizi jika dikonsumsi oleh manusia, dan buah tomat ini merupakan bahan yang banyak digunakan untuk mengolah beberapa jenis makanan yang ada.

Sebelum kita memulai membahas lebih detail mengenai Cara Budidaya Tomat yang Baik Bagi Pemula, alangkah baiknya anda mengetahui secara rinci terlebih dahulu mengenai tomat ini, sehingga anda dapat lebih yakin bahwa budidaya buah tomat ini masih sangat menjanjikan jika digunakan sebagai lahan bisnis anda.

Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses. Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan Terung yang mengadung Alkaloid. ara menanam tanaman tomat adalah disemai lebih dahulu, setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Panen dimulai usia 9 minggu setelah tanam selanjutnya setiap 5 hari. Kata”tomat” berasal dari kata dalam bahasa Nahuatl, tomatl. Sumber : Wikipedia
Ada banyak manfaat dan kegunaan buah tomat ini jika dikonsumsi, diantaranya adalah Orang mengenal tomat buah, tomat sayur, serta tomat lalapan. Berdasarkan hal ini, fungsi tomat merupakan klasifikasi dari buah maupun sayuran, walaupun struktur tomat adalah struktur buah.Perkembangan pengetahuan, sekarang tomat tidak hanya sebagai pelengkap untuk makanan melainkan juga sudah dikenal luas untuk kecantikan. Manfaat tomat untuk kecantikan antara lain adalah untuk mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit karena tomat kaya dengan kandungan vitamin C.

Berikut ini adalah Cara Budidaya Tomat yang Baik Bagi Pemula :
1. Pemilihan Bibit
Langkah awal dan umum pada kegiatan budidaya tomat ini adalah pemilihan bibit, dalam budidaya tomat pemilihan bibit terbaik yang digunakan dalam budidaya merupakan faktor penting untuk menentukan keberhasilan dan perkembangan budidaya tomat ini. Saat ini sudah banyak tempat atau toko-toko yang menjual bibit tomat yang berkualitas, anda tingga membelinya ketoko-toko terdekat. kita bisa menggunakan cara ini dalam menentukan banyaknya bibit yang kita perlukan. Untuk 100 sampai 150 gram bibit, kita bisa menggunakannya untuk lahan seluas 1 hektar.

2. Pemilihan Lahan
Agar tanaman tomat dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, pemilihan lahan untuk proses pembudidayaan merupakan hal yang wajib anda perhatikan dengan baik. Karena tingkat kesuburan tanah merupakan faktor penting agar tanaman tomat dapat tumbuh dan berkembang. Untuk tanah yang paling baik dalam bercocok tanam tomat organik adalah tanah yang tidak berair. Tanah becek dan mengandung banyak air bisa membuat buah tomat busuk dan gagal tumbuh sempurna. Selain itu, tanah juga harus mempunyai kadar pH sebesar 5,5 sampai 6,5. Dan, akan lebih baik, bila lahan yang akan kita tanami sudah diberi pupuk kandang atau kompos yang akan mempermudah cara tanam tomat organik anda.

3. Proses Pembibitan Tomat
Dalam budidaya tomat ini proses pembibitan dilakukan dengan cara merendam terlebih dahulu benih tomat yang akan ditanam pada lahan pembudidayaan. Proses pembibitan diawali dengan merendam benih tomat organik dalam 1 liter air yang sudah dicampur dengan 1 – 10 ml mikroba dan molase. Setelah itu, sediakan polybag yang diisi dengan tanah dan bokhasi dengan perbandingan 1:1. Masukkan satu biji benih ke tiap polybag. Pakaikan karung untuk menutupi polybag yang telah ditanami oleh benih tomat dan taruh ditempat yang teduh. Setelah bibit mulai tumbuh (sekitar 7 – 10 hari), penutup karung dibuka. Biarkan benih tomat tumbuh sampai setinggi sekitar 10 cm. Biasanya waktu yang dibutuhkan untuk ini sekitar 3 minggu. Setelah itu, tomat siap untuk dipindahkan dan ditanam di lahan yang anda sediakan.

4. Proses Penanaman Bibit Tomat
Setelah proses diatas telah anda lakukan dengan baik sesuai dengan arahan, maka langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah proses penanaman bibit tomat ketempat pembudidayaan yang sudah disediakan sebelumnya. untuk proses penanaman ini disarankan anda melakukannya pada saat sore hari ini bertujuan agar bibit yang dipindahkan kelahan tidak layu jika dilakukan disiang hari. cara menanam bibit ini agar bibit tidak rusak. Pertama, buat lubang di lahan yang akan anda tanami tomat organik. Pindahkan bibit dari polybag secara perlahan dan jangan sampai akar tomat muda rusak. Masukkan bibit tomat ke dalam lubang di lahan anda secara tegak. Tutupi lubang sekitar tomat dengan tanah dan tekan sedikit agar padat.

5. Pemeliharaan Tanaman Tomat
Agar tanaman tomat ini dapat berkembang dan tumbuh dengan baik, anda juga harus memperhatikan proses pemeliharaan pada budidaya tomat ini. Pemeliharaan budidayan tomat ini meliputi penyiraman, pemberian pupuk dan pembasmian hama yang dapat menggangu pertumbuhan tomat. gar tomat organik yang anda tanam menghasilkan buah yang bagus. Yang pertama adalah penyiraman. Tomat tidak suka terlalu banyak air, jadi, penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari saja. Penyulaman juga penting untuk dilakukan, agar tomat dapat tumbuh dengan baik dan menghilangkan bagian yang rusak yang mengganggu pertumbuhan tomat. Sebaiknya proses ini dilakukan 7 sampai 10 hari setelah bibit dipindahkan dari polybag.

Tanaman tomat juga memerlukan pemasangan ajir. Hal ini dilakukan agar tomat dapat tumbuh tegak dan mempermudah proses pemanenan. Lakukan proses ini setelah tanaman tomat berumur 1 minggu. Pasang ajir dan ikat ujung-ujungnya agar membentuk segitiga. Setelah tomat berumur 3 – 4 minggu, perlu dilakukan proses pengikatan pada ajir. Hal ini perlu dilakukan seminggu sekali sampai pertumbuhan batang berhenti. Tunas-tunas baru diketiak daun juga perlu dipangkas agar pertumbuhan terkonsentrasi pada tunas penghasil buah tomat.

Pupuk yang kita gunakan adalah pupuk organik, seperti pupuk kandang dan kompos. Perlu juga diberikan pupuk pelengkap cair (PPC) setiap 10 hari sekali. Selanjutnya adalah proses penyiangan. Proses ini dilakukan agar tomat tidak terganggu oleh gulma yang tumbuh disekitarnya. Cara mudah untuk melakukan proses ini, gunakan tangan untuk mencabuti gulma pengganggu. Dan proses pemeliharaan paling penting adalah pengendalian hama.

6. Proses Panen Buah Tomat
Jika anda telah melakukan semua cara diatas dengan baik, selanjutnya adalah proses panen. pada budidaya tomat ini proses panen dapat dilakukan setelah tanaman berusia sekitar 75 hari. Untuk proses panen ini sendiri cukup mudah anda cukup melakukannya dengan memetik buah tomat pada pohonnya. Anda harus memilih buah tomat yang sudah berwarna kekuningan dan tepi daun sudah mengering. Pegang buah dengan ditelapak tangan dan patahkan batang tomat dengan tangan anda lainnya. Proses ini paling baik dilakukan saat cuaca cerah dan bisa dilakukan sebanyak 16 kali setiap 3 sampai 4 hari sekali.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Cara Budidaya Tomat yang Baik Bagi Pemula semoga artikel ini bermanfaat untuk membantu anda dalam proses pembudidayaan tomat.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaProses Pembudidayaan Petai yang Baik dan Benar
Artikel berikutnyaCara Budidaya Jeruk Manis yang Baik