Beranda Budidaya Cara Budidaya Buah Sirsak

Cara Budidaya Buah Sirsak

Katipol.com – Cara Budidaya Buah Sirsak, Buah sirsak merupakan buah yang sudah cukup terkenal diindonesia, selain memiliki rasa yang manis dan buah yang segar, sirsak ini juga memiliki kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Buah sirsak biasanya berwarna hijau gelap apabila telah matang. Kulit buah memiliki tekstur licin dengan banyak duri yang terdapat pada permukaannya. Tanaman ini bisa ditemukan di daerah hutan hujan yang tersebar di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Meskipun pada awalnya tanaman ini merupakan tanaman liar, saat ini tanaman sirsak telah dibudidayakan secara luas di kalangan masyarakat.

Sirsak, nangka belanda, atau durian belanda (Annona muricata L.) adalah tumbuhan berguna yang berasal dari Karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di berbagai daerah Indonesia dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa (Jawa), nangka walanda, sirsak (Sunda), nangka buris, nangkelan (Madura), srikaya jawa (Bali), boh lôna (Aceh), durio ulondro (Nias), durian betawi (Minangkabau), serta jambu landa (di Lampung, “Nangko Belando” (Palembang). Penyebutan “belanda” dan variasinya menunjukkan bahwa sirsak (dari bahasa Belanda: zuurzak, berarti “kantung asam”) didatangkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda ke Nusantara, yaitu pada abad ke-19, meskipun bukan berasal dari Eropa. Sumber : Wikipedia.com

Pemilihan Lahan

Secara umum tahapan ini merupakan tahapan yang sangat penting untuk diperhatikan disetiap budidaya, untuk itu jika anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai keinginan anda, disarankan agar anda memilih lahan yang memiliki tingkat kesuburan tanah yang baik, memiliki ketersediaan air yang baik serta memiliki kandungan Ph tanah yang ideal dan subur.

Proses Pembibitan

Proses ini merupakan proses yang tidak kalah pentingnya dari proses yang lainnya, karena pembibitan merupakan hal yang akan mempengaruhi hasil yang akan anda peroleh, untuk itu anda harus lebih teliti dalam memilih bibit unggul dan terbaik yang akan anda gunakan dalam budidaya ini. Bibit sirsak dapat diperoleh melaui dua cara yaitu melalui persemaian biji sirsak atau melalui teknik pencangkokan. Anda juga harus memperhatikan jarak tanam ideal antara pohon sirsak yang satu dengan yang lain. Jarak ideal pada cara menanam sirsak yang baik adalah 3 x 4 m atau 4 x 6 meter, tergantung dari varietas sirsak yang dibudidayakan serta ukuran lahan.

Perawatan Sirsak

Agar budidaya sirsak ini dapat berjalan dengan baik dan sirsak dapat tumbuh dengan sempurna, anda harus tetap melakukan proses perawatan secara rutin pada tanaman. Menjaga kesuburan tanah serta memelihara lahan dengan baik adalah sangat penting untuk menjaga kualitas buah sirsak yang dihasilkan. Pastikan daerah sekitar pangkal pohon terbebas dari gulma. Anda juga harus memperhatikan pengairan lahan karena sirsak adalah tanaman yang sangat rentan terhadap kondisi kering.

Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk ini dilakukan dengan tujuan membantu mempercepat dan menjaga pertumbuhan sirsak agar tetap baik dan tentunya akan menghasilkan buah yang anda harapkan. Anda dapat menggunakan pupuk kandang atau pupuk NPK dengan dosis kecil yang dapat diberikan sebanyak beberapa kali dalam kurun waktu satu tahun. Memotong cabang pohon sirsak juga diperlukan untuk menjaga kualitas tanaman.

Pemberantasan Hama

Hama merupakan gangguan utama yang dapat merusak tanaman yang tentunya akan berdampak pada hasil buah yang akan anda panen, untuk itu anda juga harus tetap melakukan pengawasan dan pembasmian hama pada tanaman sirsak ini, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan berbuah yang baik juga. Salah satu cara untuk melakukan pemberantasan hama dan pengendalian hama pada budidaya sirsak ini adalah dengan anda dapat membungkus buah sirsak dengan menggunakan kantung plastik atau kertas untuk melindunginya dari hama lalat buah.

Cukup sekian Cara Budidaya Buah Sirsak yang dapat kami sampaikan saat ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang ingin melakukan pembudidayaan sirsak ini.

BERBAGI
Loading...
Artikel sebelumyaTips Budidaya Alpukat yang Baik
Artikel berikutnyaCara Efektif Budidaya Kedelai