Home Uncategorized Cara Budidaya Lobak

Cara Budidaya Lobak

Katipol.com – Cara Budidaya Lobak, Lobak merupakan salah satu jenis sayuran yang saat ini sudah banyak dikenal dan dikonsumsi oleh banyak orang.

Lobak adalah tumbuhan yang masuk ke dalam famili Cruciferae. Bentuk umbi lobak seperti wortel, tetapi isi dan kulitnya berwarna putih. Tanaman lobak berasal dari Tiongkok, dan telah banyak diusahakan di Indonesia. Tanaman yang mudah ditanam baik di dataran rendah maupun pegunungan.

Saat ini daerah yang banyak ditanami lobak adalah dataran tinggi Pangalengan, Pacet, Cipanas, dan Bedugul. Luas areal tanaman lobak di Indonesia saat ini berkisar 15.700 hektare.

Tanah yang baik untuk tanaman lobak adalah tanah gembur, mengandung humus (subur), lapisan atas tanah yang tidak mengandung kerikil (batu-batu kecil), dan derajat keasaman tanah 5-6. Waktu penanaman yang cocok adalah saat musim hujan atau awal musim kemarau. Untuk penanaman pada musim kemarau, tanaman harus cukup air,

Membudidayakan Lobak

Melihat manfaat dan potensinya sebagai sumber pencaharian, sudah saatnya seseorang tergerak untuk memulai bisnis sayuran lobak. Meskipun lobak berasal dari Cina, tidak berarti membudidayakannya di Indonesia akan menemukan banyak sekali masalah dengan kondisi tanah di sini, malah kondisi tanah dan dataran di Indonesia sangat memungkinkan. Memulai pembudidayaan lobak dapat dimulai sari biji lobaknya, dan tanah yang diperlukan dalam membudidayakan lobak adalah tanah yang tanah yang gembur dan tidak berkerikil pada permukaan atasnya; akan lebih bagus lagi bila tanahnya memiliki humus atau subur.
Memulai Penanaman Lobak

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bibit lobak dapat diperoleh melalui bijinya langsung karena tanaman ini menghasilkan biji, maka dari itu tidak perlu anda bersusahpayah dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengimpor bibitnya langsung dari Cina. Hal lainnya adalah bibit atau bijinya dapat ditanam langsung tanpa ada proses penyemaian terlebih dahulu. Untuk ukuran pemakaiannya, 1 ha membutuhkan 5 kg bibit lobak.

Pengolahan Lahan

Sebelum bibit lobak ditanam, tidak sembarang tanah dapt digunakan. Ada “spesifikasi” yang harus dipenuhi dengan mengolah tanahnya terlebih dahulu. Proses pengolahan tanah dapat menggunakan cangkul hingga alat pertanian bermesin seperti traktor. Setelah tanah telah rata, pemberian pupuk kandang adalah hal yang dilakukan selanjutnya. Ketika semua persiapan dalam mengolah lahan selesai, atur jarak tanam dengan perhitungan 10 x 20 cm dengan alur dengan jarak 30 cm antara alur satu dan yang lain.
Penanaman dan Perawatan Bibit Lobak

Penanaman biji lobak dilakukan dengan menaburkan biji secara tipis dan secara merata sepanjang alur yang telah dibuat sebelumnya. Setelah ditaburkan ke tanah, tutup bibit-bibit lobak tadi dengan tanah, namun tidak usah terlalu dalam atau tebal; cukup tipis saja. Selang 4 hari, biji-biji akan bertumbuh. Memasuki umur 2 hingga 3 minggu, tanaman sudah siap disiangi dan mulai dibuat guludan di sepanjang barisan tanaman. Untuk membuat guludan, tinggikan permukaan tanah di sepanjang barisan tanaman. Kegiatan memperjarang tanaman juga dapat dilakukan, yaitu dengan membuang tanaman yang kurang subur dan membiarkan tanaman yang subur. Pemberian pupuk buatan juga diperlukan agar tanaman lobak tumbuh dengan subur. Pemberian pupuk urea dan TSP dengan perbandingan 1:2 dengan jumlah 6 gram untuk tiap tanamanpupuk ditabur di bagian kanan dan kiri tanaman dengan jarak 5 cm dari tanaman.

Pembasmian Hama

Selain gangguan dari gulma atau tanaman pengganggu seperti rumput, hama dapat mengganggu pertumbuhan dan hasil dari proses pembudidayaan lobak. Untuk mengusir kutu daun yang mengganggu, pemberian insektisida seperti EC sebanyak 2,5% dapat ampuh menghilangkan hama kutu ini. Perlu diketahui, hasi panen lobak yang sehat dapat mencapai berat setengah hingga sati kilogram per lobak yang dipanen.

Demikian artikel kali ini mengenai Cara Budidaya Lobak semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba

SHARE
Loading...
Previous articleCara Budidaya Leci
Next articleCara Budidaya Srikaya