fungsi asuransi, asuransi
fungsi asuransi

Katipol.com – Fungsi Asuransi. Seperti yang sudah banyak diketahui, fungsi asuransi berpengaruh pada kehidupan. Fungsi dari asuransi sendiri secara umum adalah melindungi dari berbagai risiko yang memungkinkan terjadi. Selain itu, secara financial pun asuransi berfungsi sebagai salah satu bentuk pengendalian penanggungan risiko yang seringkali datang tanpa terduga.

Fungsi Primer

Dalam perkembangannya, asuransi juga memiliki fungsi yang mencakup kebutuhan primer bagi pemegang polisnya. Beberapa fungsi primer ini di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Pengalihan Risiko

Dengan keikutsertaan dalam asuransi, pemegang polis akan mendapatkan fungsi primer berupa pengalihan risiko. A risk transfer mechanism ini bisa menjadikan segala ketidakpastian yang ditimbulkan akibat risiko yang terjadi, dapat diselesaikan secara pasti. Penyelesaian ini bisa berupa ganti rugi atau santunan klaim atas risiko yang ditanggung dari biaya premi yang setiap bulan dibayarkan.

Seringkali nasabah asuransi menganggap bahwa pengalihan risiko ini dapat menghilangkan atau menyelesaikan seluruh kerugian yang timbul akibat risiko yang ada. Padahal tidak semua jenis risiko bisa di-cover oleh pihak penanggung. Hal ini bergantung pada jenis produk asuransi yang dipilih serta besarnya premi yang disetorkan oleh nasabah itu sendiri.

  1. Fungsi sebagai Sarana Penghimpun Dana

Seiring perkembangan teknologi dan meningkatknya gaya hidup masyarakat masa kini, kebutuhan asuransi tidak hanya mencakup keselamatan hingga kesehatan. Lebih dari itu, asuransi juga bisa dijadikan sebagai sarana penghimpun dana yang pastinya akan menguntungkan. Fungsi asuransi sebagai penghimpun dana ini memang erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab perusahaan asuransi.

Dana yang terkumpul dari iuran premi yang dibayarkan pemegang polis, akan disalurkan menjadi lahan untuk investasi perusahaan. Fungsi sebagai investasi ini dijadikan strategi bagi banyak perusahaan asuransi untuk mengelola uang yang masuk dari premi. Hal ini juga bisa menjadi jalan agar biaya premi yang dibayarkan oleh nasabah bisa diturunkan. Sehingga, seluruh pihak terkait dalam perjanjian asuransi ini bisa merasakan manfaatnya.

  1. Jaminan Premi Seimbang

Fungsi premi seimbang disini bisa diartikan sebagai jaminan atas kerugian nasabah yang dilimpahkan kepihak asuransi dan biaya premi yang dibayarkan secara rutin oleh nasabah. Premi yang dibayarkan oleh nasabah asuransi bisa dijadikan alat untuk penjamin untuk pihak asuransi agar bisa mengambil alih risiko yang terjadi.

Besar kecilnya premi yang dibayarkan dihitung dengan mengalikannya dengan nilai pertanggungan. Tariff premi sendiri dikenal juga dengan sebutan rate of premium. Pada akhirnya, nilai premi yang dibayarkan akan bernilai seimbang dengan risiko yang dialihkan kepada pihak penanggung. Dalam istilah asuransi, hal ini dikenal dengan sebutan equitable premium.

Fungsi primer dari asuransi di atas sangat berguna bagi pemegang polis atau dalam hal ini adalah nasabah asuransi. Mengingat, di dalamnya juga terdapat perhitungan jumlah premi dan risiko yang bisa dialihkan ke pihak penanggung sebagai perusahaan asuransi itu sendiri.

Fungsi Lain Asuransi

Selain fungsi primer asuransi, ada fungsi lain yang juga penting untuk diketahui. Terutama bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan kegiatan asuransi. Beberapa fungsi dari asuransi tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Perlindungan terhadap Risiko Kebangkrutan

Fungsi asuransi yang bisa menjadi pengalihan risiko ini dirasa sangat bermanfaat bagi pengusaha baru. Bayang-bayang kebangkrutan yang terjadi pada perusahaan baru seringkali menjadi penghambat para pengusaha untuk berinovasi dan mengembangkan usahanya. Dengan begitu, adanya asuransi yang menjamin usaha yang sedang dikembangkan dapat meminimalisir risiko yang terjadi pada usaha dan memberikan rasa aman pada pengusaha yang terlibat di dalamnya.

  1. Merangsang Pertumbuhan Ekonomi

Dalam skala makro, asuransi juga bisa menjadi perangsang bagi pertumbuhan ekonomi untuk usaha. Pihak-pihak yang mengelola perusahaan, tidak akan khawatir akan risiko-risiko yang bisa saja terjadi. Dengan banyaknya biaya premi yang dibayarkan maka semakin besar juga nilai investasi yang ditanamkan. Nilai investasi dari perusahaan asuransi ini nantinya akan bermanfaat besar juga bagi para nasabah-nasabah asuransi.

  1. Asuransi sebagai Media Investasi

Sifat asuransi yang menghimpun dana dari iuran premi pemegang polis, bisa diartikan juga sebagai tabungan. Karena sifatnya seperti tabungan maka dapat dipastikan dari dana yang terakumulasi tersebut menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Terlebih lagi kini ada jenis produk asuransi berbentuk unit link. Asuransi unit link ini memungkinkan nasabahnya untuk ikut menjadi anggota asuransi sekaligus juga ikut berinvestasi reksa dana yang diikuti oleh perusahaan asuransi tersebut.

Menarik, bukan?

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi asuransi yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat!